Page 44 - Petani Indonesia Dalam Belenggu Pasar Bebas
P. 44
Petani Indonesia Dalam Belenggu Pasar
b. Masalah Utama
Petani merasa harga sayuran sangat fluktuatif terutama untuk komoditas utama
seperti cabai dan tomat. Pada suatu waktu harga cabai bisa mencapai lebih dari Rp.
20.000/kg
FGD Petani. Suasana
Diskusi petani
Sukabumi
sementara pada saat yang lain bisa sangat rendah mencapai Rp. 3000/kg. Sementara
itu harga pada tingkat konsumen bisa mencapai Rp. 20.000‐Rp. 30.000/kg. Menurut
petani untuk produk sayuran dengan nilai ekonomis tinggi dan pangsa pasar yang luas
seperti cabai, fluktuasi harga tersebut mengikuti mekanisme pasar.
Masalah lain yang penting adalah bahwa rantai pasokan dikuasai oleh tengkulak besar.
Tengkulak mengikat petani dengan memberikan biaya produksi dalam bentuk input
produksi, dan hutang tersebut akan dibayar pada waktu panen dengan konsesi produk
tersebut harus dijual ke tengkulak yang bersangkutan. Ikatan membuat petani tidak
punya bargaining untuk menentukan harga, dan dikendalikan oleh tengkulak.
c. Rantai Pasokan
Situasi rantai pasokan berlangsung tidak adil karena petani dengan resiko yang tinggi
selama proses budidaya, mendapatkan keuntungan yang tidak seimbang dengan
pedagang perantara yang resikonya lebih rendah. Namun hal ini dibatah oleh
Implikasi Pasar Bebas Bagi Petani: Kasus‐kasus Lapangan 36

