web analytics

Menggali Kearifan Budaya Pangan Lokal Nusantara untuk Masa Depan Berkelanjutan

23
Oct

Bogor, 16 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, Tani Nelayan Center (TNC) IPB University menyelenggarakan webinar bertajuk “Menggali Kearifan Budaya Pangan Lokal Nusantara untuk Masa Depan Berkelanjutan.” Hari Pangan Sedunia, yang diperingati setiap 16 Oktober sejak ditetapkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pada tahun 1979, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya pangan yang cukup, sehat, dan berkelanjutan bagi semua. Tahun 2025 ini, tema global “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future” menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun sistem pangan yang tangguh, adil, dan berbasis kearifan lokal.

Acara yang menghadirkan tiga narasumber lintas disiplin — Said Abdullah (Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan – KRKP), J.J. Rizal (Sejarawan & Penulis Mustika Rasa), dan Wilda Yanti Salam (Peneliti Budaya Pangan, Memo Dapur Sulawesi Selatan) — diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai kalangan petani, nelayan, akademisi, dan komunitas pangan. Webinar ini menyoroti pentingnya menggali nilai-nilai budaya pangan Nusantara dalam menghadapi tantangan global seperti krisis iklim, homogenisasi pangan, dan ketergantungan impor.

Said Abdullah menegaskan bahwa, “Kedaulatan pangan dimulai dari locality dan diversity, dari dapur yang mengepul dan lidah yang merdeka. Memilih pangan lokal berarti memilih masa depan.”
Sementara itu, J.J. Rizal mengingatkan kembali pesan sejarah bangsa bahwa, “Rumus keselamatan bangsa ada di dapur lokal. Selama dapur masih mengepul, Indonesia masih punya harapan.”
Dari perspektif komunitas dan perempuan, Wilda Yanti Salam menambahkan, “Dapur bukan sekadar ruang domestik, melainkan ruang sosial yang merekam identitas dan sejarah makan kita. Saat anak muda kehilangan keterikatan dengan tanah dan dapurnya, di situlah akar krisis pangan dimulai.”

Melalui diskusi ini, TNC-IPB bersama mitra seperti KRKP dan Memo Dapur menyerukan pentingnya kolaborasi antar akademisi, pemerintah, dan komunitas untuk memperkuat kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal. Webinar ini menegaskan bahwa masa depan pangan Indonesia yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui keberagaman pangan dan penghormatan terhadap budaya makan Nusantara.

Siaran ulang kegiatan ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP).

Selamat Memperingati Hari Pangan Sedunia 2025 — Saatnya Pulang ke Dapur, Merawat Keragaman, dan Meneguhkan Kedaulatan Pangan Indonesia.