
Labuan Bajo, 13 Agustus 2025 – Konsorsium Pangan Bernas yang terdiri dari Yayasan KEHATI, KRKP, dan YAKINES bersama Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial melalui program Urban Futures, menyelenggarakan Gala Dinner sebagai bagian dari rangkaian Side Event Festival Golo Koe 2025.
Kegiatan ini dihadir oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Bapak Fransiskus Sales Sodo, RD Charles Suwendi perwakilan Keuskupan Labuan Bajo, komunitas orang muda, serta mitra dari Konsorsium Pangan Bernas. Gala Dinner dilaksanakan di Senja Eatery, Labuan Bajo, pada 13 Agustus 2025.
Ferdy M. Manu, Koordinator program Yakines, mengungkapkan bahwa kegiatan gala dinner ini dilakukan untuk memperkuat keterhubungan para pihak dalam mewujudkan sistem pangan yang adil dan berkelanjutan. Dengan kegiatan ini kami ingin semua pihak makin sadar tentang perannya masing-masing dan juga penting mendayagunakan pangan lokal.
“Selain itu kami bermaksud menginformasikan perkembangan program konsorsium dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan. Dengan demikian dukungan para pihak diharapkan menguat terus” ungkap Ferdy.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, yang juga menjabat sebagai Ketua Multi Stakeholder Forum (MSF) Manggarai Barat, menekankan pentingnya peran orang muda dalam pengembangan potensi lokal. Ia juga menambahkan bahwa orang Manggarai Barat, terutama orang muda memiliki etos kerja yang baik, namun masih membutuhkan bimbingan dalam mengembangkan aspek kewirausahaan.
“Keterlibatan orang muda untuk mengembangkan potensi sumber daya lokal sangat dibutuhkan, di saat sektor pariwisata Labuan Bajo ini sedang bangkit. Nah, peluang ini harus kita manfaatkan dengan maksimal. Orang muda jangan berpangku tangan. Kalau kita tidak memanfaatkan, maka akan ada orang lain dari luar Manggarai Barat yang akan memanfaatkannya” ungkap Fransiskus.
Sementara itu, Laily Himayati, Regional Coordinator Urban Futures Indonesia, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Keuskupan Labuan Bajo atas kolaborasi yang telah terjalin. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang terbangun selama ini terutama dari pemerintah daerah kabupaten Manggarai Barat dan keuskupan sehingga program Urban Futures dapat berjalan dengan baik dan memberi ruang bagi karya orang muda dalam ajang Festival Golo Koe 2025” ujarnya.
Respon positif juga datang dari RD. Charles Suwendi, Direktur Puspas Keuskupan Labuan Bajo, yang menegaskan bahwa Festival Golo Koe 2025 memang dirancang untuk memberi ruang bagi orang muda dan produk lokal agar memperkaya pariwisata Labuan Bajo.
“Kami berharap, kolaborasi seperti ini dapat menginspirasi kita di wilayah keuskupan ini untuk berpartisipasi dan membangun daerah ini sesuai tupoksi kita masing-masing” tukas Charles.
Gala Dinner ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keterlibatan orang muda dan para pihak. “semua pihak harus terhubung, berkerja bersama untuk memperkuat sistem pangan berkelanjutan, dan pangan lokal sebagai identitas dan daya dukung utama bagi pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo” tutup Ferdy.




