Beras Berkelanjutan Rendah Karbon dan Urgensi Klasifikasi Beras Khusus. Sektor pertanian padi di Indonesia memegang peranan ganda sebagai pilar utama penyediaan pangan dan nutrisi dan penyedia lapangan kerja, namun disisi lain sebagai kontributor signifikan terhadap peningkatan emisi karbon global. Emisi gas rumah kaca (GRK) dari budidaya padi konvensional, terutama metana dan dinitrogen oksida, serta emisi tidak langsung dari pupuk kimia yang menimbulkan tekanan terhadap lingkungan dan menghambat pembangunan pertanian berkelanjutan. Upaya mitigasi terhadap perubahan iklim dan pemenuhan kebutuhan pangan secara berkelanjutan dapat dilakukan melalui penerapan praktik Budidaya Padi Rendah Karbon (Low Carbon Rice Farming/LCRF). LCRF bertujuan mencapai hasil panen tinggi dengan emisi dan konsumsi pertanian yang rendah. Salah satu kerangka kerja yang telah teruji dalam menekan emisi GRK dan mempertimbangkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan adalah standar Sustainable Rice Platform (SRP) untuk budidaya padi berkelanjutan (V2.2).







