BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan - ECPv5.10.1//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan
X-ORIGINAL-URL:https://kedaulatanpangan.org
X-WR-CALDESC:Events for Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20200101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251117T080000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251118T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20251001T011849Z
LAST-MODIFIED:20251001T012043Z
UID:3859-1763366400-1763485200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:International Sustainable Rice Forum 2025
DESCRIPTION:17 &18 November 2025 Jakarta\, Indonesia
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/international-sustainable-rice-forum-2025/
CATEGORIES:Seminar
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220628T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220703T190000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20220606T032139Z
LAST-MODIFIED:20220606T032139Z
UID:2887-1656421200-1656874800@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:FESTIVAL #PANGANJUJUR
DESCRIPTION:Mengapa Indonesia menempati peringkat ketiga kelaparan tertinggi se-Asia Tenggara pada 2021? Apakah program Food Estate sudah bisa dikatakan berhasil? Mengapa terjadi kasus penyelewengan wewenang dan korupsi dalam tata kelola impor pangan? Carut-marut sistem pangan Indonesia di tengah pandemi Covid-19 harus mendapatkan perhatian serius. Para pihak perlu melakukan upaya perbaikan tata kelola pangan. \n“Festival #PanganJujur” \n28 Juni — 3 Juli 2022\n@ Galeri Salihara\nPhoto Exhibition dan Talk Show \nNantikan informasi selanjutnya untuk ikut serta menciptakan tata kelola pangan yang transparan dan akuntabel!
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/festival-panganjujur/
LOCATION:Galeri Salihara\, Jl. Salihara No.16\, Ps. Minggu\, Kec. Ps. Minggu\, Kota Jakarta Selatan\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520\, Kota Jakarta Selatan\,\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 12520\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2022/06/poste-festiva.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20211016T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20211016T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20211015T075452Z
LAST-MODIFIED:20220210T164713Z
UID:2678-1634389200-1634403600@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Efektivitas Implementasi Kebijakan Investasi Publik Sektor Pangan dan Pertanian di Kabupaten Luwu Utara
DESCRIPTION:Dalam usahanya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian dan pangan\, sekaligus meningkatkan taraf hidup petani\, pemerintah melakukan investasi publik khususnya pada sektor pertanian dan pangan.\nInvestasi pemerintah pada sektor pertanian dan pangan tidak hanya dilakukan pada masa pandemi seperti sekarang ini saja. Sejak tahun 1990-an\, terjadi stagnasi produksi pertanian yang diakibatkan rendahnya tingkat investasi publik\, terutama dalam penelitian dan pengembangan\, infrastruktur pedesaan\, dan irigasi. Hal tersebut mendorong pemerintah melakukan perubahan pada pelaksanaan investasi pemerintah pada sektor pertanian dan pangan. Memperhatikan hal-hal tersebut\, maka menjadi penting bagi publik mengetahui lebih mendalam tentang investasi pemerintah di sektor pertanian dan pangan. \nKoalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan bersama Perkumpulan KATALIS dan didukung oleh Kurawal Foundation memngajak Sobat Pangan untuk Ngobrol bersama di Ngobrolin Pangan: Efektivitas Implementasi Kebijakan Investasi Publik Sektor Pangan dan Pertanian di Kabupaten Luwu Utara pada \nSabtu\, 16 Oktober 2021\n14.00 WITA/13.00 WIB \nRegistrasi yuuk melalui link berikut:\nhttps://bit.ly/RegOpangLutra \nJangan lupa ajak teman\, saudara dan semua orang \nSampai jumpa!!!
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/efektivitas-implementasi-kebijakan-investasi-publik-sektor-pangan-dan-pertanian-di-kabupaten-luwu-utara/
CATEGORIES:Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-12-at-20.38.47-e1644511768486.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20211006T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20211006T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210929T110443Z
LAST-MODIFIED:20211008T035756Z
UID:2663-1633514400-1633521600@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Pembaruan Sistem Pangan Indonesia “Relevansi Investasi di Bidang Pertanian dan Pangan di Masa Pandem
DESCRIPTION:Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) sebagai CSO yang peduli pada isu kedaulatan pangan dan petani telah melakukan serangkaian kajian mengenai investasi pemerintah pada sektor pertanian dan pangan. Hasil kajian tersebut kemudian dijadikan bekal untuk melakukan advokasi dalam rangka mendorong perubahan dan perbaikan kebijakan investasi publik ke depan. Menjadi penting juga rasanya hasil kajian serta temuan di daerah dibagikan secara luas kepada publik\, sebagai bentuk kampanye untuk mendorong perubahan kebijakan menuju arah yang lebih baik. \nOleh karena hal-hal yang telah dijelaskan tersebut\, KRKP bersama Yayasan BITRA Indonesia mengajak mahasiswa\, akademisi\, juga masyarakat sipil untuk mendiskusikan perubahan dan perbaikan investasi publik bidang pertanian dan pangan menuju sistem pangan nasional yang ideal dalam Obrolin Pangan “Relevansi Investasi di Bidang Pertanian dan Pangan di Masa Pandemi: Makro atau Mikro?” pada: \nRabu\, 6 Oktober 2021\nPukul: 10.00-13.00 WIB \nDaftar dirimu melalui link berikut:\nbit.ly/RegOPANGBITRA \nSampai Jumpa di Diskusi! \nMateri Dan Notulensi diskusi dapat di download disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/pembaruan-sistem-pangan-indonesia-relevansi-investasi-di-bidang-pertanian-dan-pangan-di-masa-pandem/
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-29-at-12.50.19.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210925T153000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210925T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210921T115413Z
LAST-MODIFIED:20210921T115413Z
UID:2652-1632583800-1632589200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Ngobrolin Pangan: Nasib Petani Kota
DESCRIPTION:Organisasi Pangan dan Pertanian\, FAO memperkirakan ada 135 juta orang di 55 negara menghadapi kelaparan akut akibat konflik\, dampak perubahan iklim\, dan krisis ekonomi sebagai akibat merebaknya wabah covid-19. \nSituasi pandemik itu harusnya memberikan kesadaran kita untuk lebih menguatkan produksi pangan dalam negeri. Selain itu juga harusnya kita makin menguatkan pola konsumsi pangan kita menjadi lebih berkelanjutan. Terkait produksi\, selama ini ketersediaan dan produksi pangan disandarkan ke desa. Dengan pandemik ini maka menjadi kesempatan bagi kita untuk mendorong produksi pangan tidak hanya di desa\, tapi juga di kota. \nPertanian kota atau lebih sering disebut urban farming menjadi salah satu alternatif mendorong produksi pangan tingkat keluarga. Pemanfaatan lahan sempit. Kontribusi pertanian kota\, walaupun tidak bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota\, namun bisa menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan. \nMenyambut Hari Tani Nasional\, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan bersama Komunitas Kebun Drangrang\, Depok mengadakan Ngobrol Pangan ” Nasib Petani Kota” pada\nSabtu\, 25 September 2021\n15.30 WIB \nSobat Pangan dapat menyaksikan melalui LIve streaming di Chanel Youtube Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan \nSampai Bertemu Sobat Pangan!! \n#haritani2021\n#petaniindonesia\n#urbanfarming
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/ngobrolin-pangan-nasib-petani-kota/
CATEGORIES:Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-21-at-18.52.22.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210916T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210916T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210913T073255Z
LAST-MODIFIED:20210913T073255Z
UID:2565-1631782800-1631793600@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Menilik dan Mengoptimalisasi Potensi Pertanian Pangan dan Hortikultura Yang Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Utara
DESCRIPTION:Melemahnya ekonomi diprediksi juga menyebabkan penurunan derajat ketahanan pangan masyarakat\, terutama pada kelompok miskin dan rentan termasuk petani. \nMelalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020\, Pemerintah merombak postur\nanggaran dan belanja negara untuk merespons pandemi Covid-19 dimana penggunaan APBN difokuskan untuk penanganan dampak Covid-19 sebesar Rp 677\,20 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk menjamin akses pangan penduduk miskin dan rentan dalam rangka perlindungan\nsosial sebesar 203\,9 triliun.\nInvestasi pemerintah pada sektor pertanian dan pangan tidak hanya dilakukan pada masa pandemi\nseperti sekarang ini saja. Sejak tahun 1990-an\, terjadi stagnasi produksi pertanian yang diakibatkan rendahnya tingkat investasi publik\, terutama dalam penelitian dan pengembangan\, infrastruktur pedesaan\, dan irigasi. Kajian tentang implementasi serta dampak dari investasi pemerintah dapat menjadi basis argumentasi untuk mendorong perubahan tersebut. Contoh temuan lainnya ialah minimnya investasi sektor pertanian dan pangan non-infrastruktur berupa pendampingan pada petani tanaman hortikultura di Kabupaten Lombok Utara yang menyebabkan minimnya\ninformasi dan pengetahuan yang didapat oleh petani. \nKoalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama YLKMP melakukan kajian Investasi Publik di Kab Lombok Utara. Oleh karena hal-hal yang telah dijelaskan mengajak mahasiswa\, akademisi\, juga masyarakat sipil untuk mendiskusikan perubahan dan perbaikan investasi publik bidang pertanian dan pangan menuju sistem pangan nasional yang ideal dalam Obrolin Pangan\n“Menilik dan Mengoptimalisasi Potensi Pertanian Pangan dan\nHortikultura Yang Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Utara” pada: \nKamis\, 16 September 2021\nPukul :09.00 WIB/ 10.00 WITA \nDaftar dirimu melalui link berikut:\nhttps://bit.ly/SeriesDiskusiPublik \nSampai Jumpa di Diskusi! \n#KedaulatanPangan\n#investasiPublik
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/menilik-dan-mengoptimalisasi-potensi-pertanian-pangan-dan-hortikultura-yang-berkelanjutan-di-kabupaten-lombok-utara/
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-12-at-20.47.55.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210914T080000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210915T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210609T080210Z
LAST-MODIFIED:20210609T083043Z
UID:2281-1631606400-1631725200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:THE 2nd INTERNATIONAL CONFERENCE ON RURAL SOCIO-ECONOMIC TRANSFORMATION:  AGRARIAN\, ECOLOGY\, COMMUNICATION AND COMMUNITY DEVELOPMENT PERSPECTIVES
DESCRIPTION:Dear Fellow Researchers & Academicians\, \nWe are pleased to invite you to participate and submit your abstract in THE 2nd INTERNATIONAL CONFERENCE ON RURAL SOCIO-ECONOMIC TRANSFORMATION (RUSET): Agrarian\, Ecology\, Communication and Community Development Perspectives. \nOrganized by the Department of Communication and Community Development Sciences\, Faculty of Human Ecology\, IPB University. Co-hosted by: Asian Rural Sociology Association (ARSA) and the People’s Coalition for Food Sovereignty (KRKP). \nVirtual Conference:\n14-15 September 2021\nIPB University\, Indonesia \nThe RUSET submission deadline is 30 May 2021. \nThe organizing committee is also thrilled to announce additional components to the 2021 RUSET conference: \nYoung Scholar Forum (YSF)\nYSF is a forum specially made for undergraduate students to disseminate their research to a multi-disciplinary and general audience. \nThe conference is also open to observers (i.e. non-presenters). \nPlease register and submit your abstract online through http://ruset.skpm.ipb.ac.id \nSelected articles in this conference will be published in the international proceeding index by Web of Science (WoS) and SINTA journals. \nWe look forward to welcoming you.
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/the-2nd-international-conference-on-rural-socio-economic-transformation-agrarian-ecology-communication-and-community-development-perspectives/
CATEGORIES:Seminar,Talkshow,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-05-01-at-18.31.05.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210826T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210826T180000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210824T034325Z
LAST-MODIFIED:20210824T034325Z
UID:2535-1629993600-1630000800@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Diskusi Online: Mencari Solusi Sengkarut Tata Kelola Pangan di Indonesia
DESCRIPTION:Koalisi Rakyar Berkolaborasi dengan Tempo menggelar webinar dengan tema “Mencari Solusi Sengkarut Tata Kelola Pangan di Indonesia”\, yang akan dilaksanakan pada\nKamis\, 26 Agustus 2021\,\npukul 16.00 – 18.00 WIB. \nWebinar ini dapat diikuti melalui Zoom Webinar (http://bit.ly/SolusiTataKelolaPangan) dan disiarkan secara live streaming melalui Facebook Koran Tempo dan Youtube Tempo Media. \nJoin Yuk!
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/diskusi-online-mencari-solusi-sengkarut-tata-kelola-pangan-di-indonesia/
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-19.44.08.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210528T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210528T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210520T155119Z
LAST-MODIFIED:20210528T083725Z
UID:2264-1622192400-1622203200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:KRKP INDEPENDENT DIALOGUE UN FOOD SYSTEM SUMMIT: Youth For Future of Indonesia Food System
DESCRIPTION:Pembenahan sistem pangan diperlukan tidak hanya dalam rangka mengatasi dampak Covid 19 tetapi juga sebagai cara untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030. Perubahan sistem pangan sedang mengalami momentum saat ini. Semua pihak memiliki peran penting dalam mengubah sistem pangan saat ini dan di masa mendatang. Salah satu pihak yang memiliki peran penting adalah petani dan pemuda. \nMeningkatkan sistem pangan yang berkeadilan\, resilien\, dan berdaulat di masa depan membutuhkan terobosan\, inovasi\, dan kerja cerdas. Hal ini sangat memungkinkan bagi kaum muda yang berprofesi sebagai petani muda atau di sektor lain yang bersinggungan dengan pangan. Ke depannya\, generasi muda akan menjadi yang terdepan dalam mengubah sistem pangan. Namun sayangnya\, suara mereka seringkali tidak pernah didengar atau dijadikan bagian penting. Melalui momentum Food System Summit\, suara anak muda\, baik pemuda petani\, dan lainnya perlu didengar dan dijadikan penting. Forum Food System Summit @unfoodsystems diselenggarakan sebagai wadah gagasan dan solusi generasi muda untuk mengubah sistem pangan yang adil\, resistif\, dan berdaulat. \nPada Jum’at\, 28 Mei 2021\nPukul 09.00-12.00 WIB \nDaftarkan diri Anda melalui tautan ini\nhttp://bit.ly/KRKPIndependentDialogueUNFSS \n#FoodSystems\n#SummitDialogues\n#UNFSS2021\n#IndonesianFoodSystemSummit2021
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/krkp-independent-dialogue-un-food-system-summit-youth-for-future-of-indonesia-food-system/
CATEGORIES:FGD
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-19-at-22.44.37.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210520T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210520T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210517T061736Z
LAST-MODIFIED:20210520T043337Z
UID:2257-1621504800-1621512000@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan: Mendorong Pengawasan Publik untuk Transparansi dan Akuntabilitas Investasi Publik Sektor Pangan dan Pertanian
DESCRIPTION:Kementerian keuangan mencatat pertumbuhan negatif pada triwulan kedua ketiga masing-masing -5\,32% dan -3\,49% year-onyear (yoy). Peningkatan jumlah penduduk miskin juga tidak dapat dipungkiri\, BPS melaporkan paling tidak ada 27\,55 juta jiwa penduduk miskin di Indonesia per September 2020. \nKondisi tersebut juga diperkirakan juga berdampak pada kondisi pemenuhan pangan dan gizi masyarakat. Turunnya pendapatan hingga kehilangan pekerjaan bagi penduduk miskin dan rentan menyebabkan kurangnya asupan pangan dan gizi masyarakat. \nPenggunaan anggaran dalam bidang pangan dan pertanian difokuskan dalam usaha menjamin akses pangan penduduk miskin dan menjamin ketersediaan pangan selama covid melalui beberapa kebijakan seperti stimulus fiskal\, perlindungan sosial\, dan lima prioritas program kementerian pertanian untuk menjamin ketersediaan pangan dalam negeri dengan alokasi Rp 25 triliun untuk operasi pasar di pusat hingga daerah\, penguatan infrastruktur logistik\, hingga intensif untuk petani agar menjaga tetap berproduksi. \nMemperhatikan hal ini maka menjadi penting untuk mendorong perbaikan tata kelola\, transparansi dan akuntabilitas investasi publik sehingga memberikan manfaat berupa peningkatan produksi pangan dalam negeri dan perbaikan kesejahteraan petani. Perbaikan tersebut tentu saja harus dimulai dengan perbaikan kebijakan dan program yang ada\, khususnya pada investasi publik yang dilakukan oleh negara pada sektor pangan. \nKoalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dalam acara diskusi Obrolin Pangan (OPANG): Mendorong Pengawasan Publik untuk Transparansi dan Akuntabilitas Investasi Publik Sektor Pangan dan Pertanian. \nMateri dan Notulensi dapat di download disini \nToR Kegiatan sebagai berikut:
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-mendorong-pengawasan-publik-untuk-transparansi-dan-akuntabilitas-investasi-publik-sektor-pangan-dan-pertanian/
CATEGORIES:Seminar,Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-17-at-12.22.44.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210408T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210408T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210406T020940Z
LAST-MODIFIED:20210408T044548Z
UID:2205-1617872400-1617883200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:OBROLIN PANGAN 17: KELEMBAGAAN PANGAN\, SAMPAI DIMANA?
DESCRIPTION:Karut marut soal pangan masih saja terus terjadi\, termasuk pada masa pandemic ini. Terbaru adalah rencana impor beras yang akan dilakukan pemerintah. Impor ini diumumkan menjelang panen raya. \nPersoalan data pangan yang tidak akurat tidak hanya memunculkan perdebatan dan silang pendapat. Namun lebih jauh dapat menyebabkan kesesatan dalam pengambilan kebijakan\, program dan solusi atas persoalan produksi\, distribusi\, harga pangan dan konsumsi. Kejadian kisruh pangan yang berulang ini merupakan indikasi tentang lemahnya tata kelola pangan nasional. \nPenguatan tata kelola pangan tentu saja bukan perkara mudah sebab diperlukan pembenahan menyeluruh dengan mempertimbangkan hulu hilir. Dalam pandangan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) penyelesaian persoalan pangan yang ada saat ini dapat diselesaikan dengan adanya kelembagaan pangan yang menerapkan tata kelola pangan yang baik. \nKRKP bersama Tani Center IPB berkolaborasi mengadakan Obrolin Pangan 17: Kelembagaan Pangan Nasional\, Sampai Dimana? Diskusi multistakeholder diperlukan menghimpun gagasan dari para pihak terkait kelembagaan pangan ini. Gagasan-gagasan yang ada kemudian bisa menjadi masukan penting bagi pemerintah pusat dan daerah dalam pembentukan kelembagaan pangan baik nasional maupun daerah. Dilaksanakan pada: \nKamis\, 8 April 2021\n09.30-12.00 WIB (GMT+7) \nJangan sampai kelewatan kesempatan ngobrol dan menyampaikan gagasanmu mengenai kelembagaan pangan. Registrasikan segera dirimu melalui link berikut:\nhttp://bit.ly/RegOPANG17 \nMateri dapat Didownload disini \nToR kegiatan dapat dilihat sebagai berikut:
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-17-kelembagaan-pangan-sampai-dimana/
CATEGORIES:Seminar,Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-06.43.16.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20210322
DTEND;VALUE=DATE:20210325
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210315T064547Z
LAST-MODIFIED:20210315T064547Z
UID:2187-1616371200-1616630399@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Food United Nation
DESCRIPTION:Halo Sobat Pangan!\nHalo seluruh anak muda yang peduli dengan isu pangan dan pertanian!\nSetelah kemarin dikasih selayang pandang tentang kegiatan selanjutnya yang akan diadakan oleh KRKP dalam rangkaian menuju Indonesia Food System Summit (IFSS) bulan April mendatang\, ada yang penasaran ga nih sama Food United Nation?!\nBuat yang kemarin nanya atau nyari cara buat dapet info lebih lanjut soal FUN dan masih belum kejawab\, sekarang bakal dijawab\, nih!\nAyo kepoin segala info tentang FUN di link berikut:\n\nHttps://dashboard.sistempangan.org/food-united-nation/\n\nJadilah bagian dari pembaruan sistem pangan Indonesia\nSampai jumpa!\n#indonesianfoodsystemsummit2021\n#indonesianfoodsystemsummit\n#foodsystemsummit\n#Foodunitednation\n#fun2021\n#sistempanganindonesia
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/food-united-nation/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:FGD,Special Occations,Talkshow,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-15-at-13.13.25.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210305T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210305T160000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210301T065933Z
LAST-MODIFIED:20210308T055224Z
UID:2173-1614952800-1614960000@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan: Petani Berdaulat Tanggap Perubahan Iklim
DESCRIPTION:Perubahan iklim telah nyata terjadi dan berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Perubahan iklim mempengaruhi sektor pertanian secara multidimensi mulai dari sumber daya\, infrastruktur pertanian\, sistem produksi pertanian\, hingga aspek ketahanan dan kemandirian pangan\, serta kesejahteraan petani dan masyarakat pada umumnya.\nDampak perubahan iklim juga dapat bersifat langsung dan tidak langsung dan mencakup aspek biofisik maupun sosial ekonomi. Di tengah situasi yang menyulitkan\, muncul berbagai inisiatif di tingkat basis. Inisiatif adaptasi dilakukan para petani untuk mengurangi risiko yang timbul.\nSementara disebagian lain juga muncul upaya mitigasi yang dilakukan petani atau gabungan keduanya. Salah satu inisiatif dikembangkan petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Tanggap Perubahan Iklim di Indramayu dan Sumedang. Dengan kapasitas yang memadai\, para petani tidak hanya terhindar pada dampak buruh perubahan iklim namun lebih jauh berkontribusi pada ketahanan dan kedaulatan pangan. \nKRKP bersama Warung Ilmiah Lapangan Universitas Indonesia mengadakan diskusi bersama Perkumpulan Petani Tanggap Iklim Indramayu dan Sumedang dalam Obrolin Pangan: “Petani Berdaulat Tanggap Perubahan Iklim” \nJangan sampai melewatkan kesempatan ngobrol bersama petani dan pakar\, Kalian bisa registrasi di http://bit.ly/RegOpangTanggapIklim \nSampai Jumpa sobat pangan \nMateri dan Notulensi dapat didownload disini  \nToR kegiatan sebagai berikut:
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-petani-berdaulat-tanggap-perubahan-iklim/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-02-27-at-15.18.24.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210226T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210226T180000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210223T074933Z
LAST-MODIFIED:20210301T071329Z
UID:2168-1614355200-1614362400@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Goes To Unversitas Udayana: Dampak Sistem Pangan Saat Ini Terhadap Akses Teknologi Pada Setiap Aktor di Dalam Rantai Nilai
DESCRIPTION:Selain permasalahan kegagapan sistem pangan kita dalam mengatasi COVID-19 dalam distribusi bahan pangan. Isu penting lainnya adalah sejauh mana kebijakan penerapan teknologi pasca panen dapat meningkatkan pemenuhan pangan di negara kita.\nDalam konteks sistem pangan\, penerapan teknologi ini merubakan bagian penting baik pada produksi maupun rantai nilai setelahnya untuk mendukung sistem pangan ini kokoh. \nKetimpangan akses penggunaan teknologi pada setiap aktor dalam rantai nilai dan manajemen sumberdaya manusia dalam penggunaan teknologi menjadi persoalan tersendiri dalam sistem pangan yang sedang berjalan saat ini. Situasi ini bisa menjadi alarm bagi sistem pangan kita secara keseluruhan. \nKRKP bersama Program Studi Magister Teknologi Pangan\, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana dan BEM FTP Universitas Udayana didukung oleh Kurawal Foundation mengadakan diskusi bersama PEMBARUAN SISTEM PANGAN INDONESIA\n“Dampak Sistem Pangan Saat Ini Terhadap Akses Teknologi Pada Setiap Aktor di Dalam Rantai Nilai” \nYuuk Ngobrol bersama di Obrolin Pangan Goes to Campus UNUD\, Kalian bisa registrasi di http://bit.ly/RegOGTCUNUD \nSampai Jumpa sobat pangan\n.\n.\n.\n#ObrolinPanganGoesToCampus\n#IndonesiaFoodSystemSummit2021\n#SistemPangan \nToR kegiatan dapat dibaca di bawah\, Materi dan Notulensi dapat didownload disini:
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-goes-to-unversitas-udayana-dampak-sistem-pangan-saat-ini-terhadap-akses-teknologi-pada-setiap-aktor-di-dalam-rantai-nilai/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-23-at-14.17.39.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210211T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210211T180000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210205T135011Z
LAST-MODIFIED:20210215T034215Z
UID:2148-1613059200-1613066400@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Goes to Campus UGM: Pembaruan Sistem Pangan "Melihat Konsumsi Pangan dan Bagaimana Mendorong Kebijakan Pemerintah yang Pro terhadap Konsumsi Pangan Lokal"
DESCRIPTION:Pandemi covid 19 tidak hanya menunjukkan ancaman nyata pada persoalan pangan dan kesejahteraan. Namun juga memberikan pembelajaran penting tentang rentannya sistem pangan yang ada saat ini. Dalam memperbincangkan sistem pangan\, tidak dapat terlepas dari budaya mengkonsumsi pangan itu sendiri. \nBudaya mengkonsumsi kita sebenarnya memiliki aneka bahan pangan. Namun itu dulu\, saat ini konsumsi kita cenderung hanya pada beberapa bahan pangan saja\, misalnya beras. Perilaku mono-konsumsi ini bisa jadi memberikan andil dalam kerawanan pangan. Semua orang jadi tergantung hanya pada satu atau dua jenis pangan saja. Semua orang dapat berkompetisi dalam satu atau dua jenis pangan saja. Situasi ini bisa menjadi alarm bagi sistem pangan kita. \nKRKP bersama Laboratorium Riset dan Aksi Antropologi (LAURA) UGM didukung oleh Kurawal Foundation mengadakan diskusi bersama PEMBARUAN SISTEM PANGAN INDONESIA\n“Melihat Konsumsi Pangan dan Bagaimana Mendorong Kebijakan Pemerintah yang Pro terhadap Konsumsi Pangan Lokal ” \nYuuk Ngobrol bersama di Obrolin Pangan Goes to Campus UGM\, Kalian bisa registrasi di http://bit.ly/RegOGTCUGM \nSampai Jumpa sobat pangan\n.\n.\n.\n#ObrolinPanganGoesToCampus\n#IndonesiaFoodSystemSummit2021\n#SistemPangan \nMateri dan Notulensi dapat didownload disini  dan  download sertifikat disini ToR Kegiatan sebagai berikut:
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-goes-to-campus-ugm-pembaruan-sistem-pangan-melihat-konsumsi-pangan-dan-bagaimana-mendorong-kebijakan-pemerintah-yang-pro-terhadap-konsumsi-pangan-lokal/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-05-at-19.51.27.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20210208T080000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20210208T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20210202T074925Z
LAST-MODIFIED:20210215T041212Z
UID:2138-1612771200-1612785600@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Special Edition: Food Sovereignty in The Pandemic Era
DESCRIPTION:Halo sobat pangan!!! \nApa kalian tahu bahwa pada akhir Januari 2021\, lebih dari satu juta orang dipastikan mengidap COVID-19 di Indonesia\, angka infeksi tertinggi di Asia Tenggara? Australia juga telah mencatat lebih dari 28.000 kasus. Tentu saja\, jumlah kasus saja tidak cukup mewakili kehancuran dan gangguan yang menimpa perekonomian Australia dan Indonesia atau sistem yang menopangnya\, terutama yang berkaitan dengan pertanian dan pangan. \nBanyak data-data yang menunjukan mengenai kondisi pangan dan sistem pangan selama adanya pandemi. Terkait hal tesebut pada Obrolin Pangan Special Edition ini akan berdiskusi untuk mengeksplorasi bagaimana rantai nilai yang terlokalisasi dan terbentang dalam mengatasi pandemi\, memungkinkan hadirin untuk memahami realitas situasi di tingkat mikro dan makro pangan dalam mengejar kedaulatan pangan. \nmasa sih\, sobat pangan belum daftar? Yukk segera daftar Obrolan Pangan Special Edition: Food Sovereignty in The Pandemic Era di bit.ly/RegistrasiInternationalSeminar . Jangan sampai menyesal tidak ikut ngobrol bersama dengan para expert kali ini ya. \nSampai Jumpa di Obrolin Pangan !!!\n.\n.\n.\n#ObrolinPangan\n#IndonesiaFoodSystemSummit2021\n#SistemPangan \nNotulensi dan Materi dapat didownload disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-special-edition-food-sivereignty-in-the-pandemic-era/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-13.27.10-e1612251954117.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201126T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201126T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201123T063001Z
LAST-MODIFIED:20201123T063001Z
UID:1969-1606399200-1606410000@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:DIALOG PUBLIK : Memperkuat Kemitraan Perberasan Ngawi
DESCRIPTION:Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) pada tahun 2018 mendesiminasikan hasil kajian rantai nilai beras nasional pada beberapa wilayah menemukan bahwa dari aktor-aktor yang ada dalam rantai nilai beras yaitu petani\, tengkulak\, penebas\, RMU\, dan pedagang di pasar induk\, dan aktor yang mendapatkan keuntungan terkecil adalah petani.\n\nSelain itu\, pihak yang paling memiliki risiko besar dalam kerugian juga petani. Padahal petani adalah pihak utama dalam memproduksi pangan beras. Petani yang membutuhkan waktu paling lama untuk melakukan proses usahanya\, yaitu menanam sampai dengan memanen padi di sawah.\nKemitraan yang melibatkan seluruh aktor dalam rantai nilai beras menjadi kunci dalam pemenuhan pangan yang adil. Pada dialog publik sebelumnya kita sudah berdiskusi dengan berbagai pihak\, kali ini kita akan berdiskusi bersama dengan melibatkan petani. Melalui dialog publik Memperkuat Kemitraan Perberasaan Ngawi.\nSaksikan Dialog Publik ini melalui Live Streaming di chanel youtube Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan pada\n Kamis\, 26 Jum’at 2020\n 14.00-17.00 WIB\nAcara ini gratis dan bisa diikuti oleh siapapun. Jangan lupa ajak teman-temanmu untuk berdialog dan diskusi bersama ya !\n.\n.\n.\n#SustainableRicePlatform\n#IndonesianFoodSystemSummit2021
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/dialog-publik-memperkuat-kemitraan-perberasan-ngawi/
CATEGORIES:FGD
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-23-at-12.39.29.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201120T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201120T160000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201119T074739Z
LAST-MODIFIED:20201119T074739Z
UID:1954-1605880800-1605888000@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Dialog Publik: Tantangan Dalam Mewujudkan Sistem Pangan Berkelanjutan
DESCRIPTION:isa pangan atau food waste telah menjadi permasalahan diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia karena tidak hanya mempengaruhi lingkungan dengan memperburuk konsumsi energi\, penggunaan sumber daya dan peningkatan kuantitas limbah yang dihasilkan sehingga menyebabkan masalah sosial dan lingkungan namun juga menjadi ironis karena masih tingginya angka kelaparan yang justru makin meningkat dimasa pandemi ini.\nPada minggu-minggu sebelumnya\, kita sudah berdiskusi dan melakukan dialog mengenai urgensi kemitraan perberasan untuk penguatan sistem pangan nasional. Nah\, di minggu ini kita akan bahas dan menggali alternatif penyelesaian sisa pangan ini melalui dialog Tantangan dalam Mewujudkan Sistem Pangan Berkelanjutan.\nDialog ini akan menghadirkan\n1. Dr. Andriko Noto Susanto\, SP. MP (Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan\, BKP\, Kementan)\n2. Hariyadi Sukamdani ( Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia)\n3. Septriana Tangkary\, S.E\,\, M.M (Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo)\n4. Said Abdullah ( Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP)\nSaksikan Dialog Publik ini melalui Live Streaming di chanel Youtube Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan atau klik link di Bio.\nAcara ini gratis dan bisa diikuti oleh siapapun. Jangan lupa ajak teman-temanmu untuk berdialog dan diskusi bersama ya!\n.\n.\n.\n#SistemPanganBerkelanjutan\n#FoodWaste\n#IndonesiaFoodSystemSummit2021
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/dialog-publik-tantangan-dalam-mewujudkan-sistem-pangan-berkelanjutan/
LOCATION:Youtube\, Indonesia
CATEGORIES:FGD
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-19-at-09.50.23-2.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201119T153000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201119T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201119T063755Z
LAST-MODIFIED:20201119T063755Z
UID:1949-1605799800-1605805200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:EXPERT TALK: Petani\, Beras\, dan Kita
DESCRIPTION:Pandemi telah menghadirkan dampak yang luar biasa pada kehidupan masyarakat. Salah satu dampaknya adalah terhambatnya distribusi bahan pangan sehingga terjadi penumpukan bahan pangan di tingkat produsen sedangkan terjadi kelangkaan di konsumen. Hal ini menunjukkan lemahnya system pangan di Indonesia. Pada komoditas beras\, terhambatnya distribusi ini salah satunya karena panjangnya rantai actor perberasan nasional. Relasi dan kerja sama antar aktor ini menjadi kunci dalam pemenuhan pangan yang adil. Perlu adanya kerangka kerja (framework) yang melibatkan multipihak dalam upaya mewujudkan sistem pemenuhan pangan secara berkelanjutan yang adil dan melindungi hak asasi manusia
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/expert-talk-petani-beras-dan-kita/2020-11-19/
LOCATION:Youtube\, Indonesia
CATEGORIES:Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-17-at-16.00.01-1.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201113T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201113T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201111T031338Z
LAST-MODIFIED:20201111T031338Z
UID:1941-1605276000-1605286800@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:DIALOG PUBLIK: Kemitraan Perberasan Nasional
DESCRIPTION:Indonesia telah berkomitmen untuk mengimplementasikan agenda SDGs yang mencakup upaya untuk mengakhiri kelaparan\, mewujudkan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan. Sektor perberasan masih menjadi urat nadi sistem pangan di Indonesia\, terkait dengan posisi beras sebagai pangan pokok dan pentingnya perberasan dalam ekonomi dan pembangunan. Dengan berkembangnya isu berkelanjutan pada tingkat global\, serta situasi pendemi yang menuntut pentingnya isu kesehatan maka diperlukan sebuah terobosan untuk membangun kemitraan multpihak dalam mendukung beras dalam sistem pangan berkelanjutan di Indonesia. \nDalam rangka mewujudkan hal tersebut\, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bekerjasama dengan Deputi Pangan dan Agribisnis Kementerian Perekonomian mengajak sobat pangan untuk mengikuti dalam Webinar “Membangun Kemitraan Multipihak Perberasan dalam Sistem Pangan Nasional”
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/dialog-publik-kemitraan-perberasan-nasional/
LOCATION:Youtube\, Indonesia
CATEGORIES:FGD
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-10-at-17.46.52.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201110T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201110T123000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201106T125530Z
LAST-MODIFIED:20201106T125530Z
UID:1909-1604998800-1605011400@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:REFOODMATION : Menguatkan Pangan Lokal Sebagai Hak Atas Pangan
DESCRIPTION:Pangan sebagai kebutuhan dasar manusia harus memenuhi kehidupan yang layak. Artinya\, pangan tidak hanya tersedia dan bisa dijangkau tetapi juga harus memenuhi kelayakan hidup yang\nlain.\nHak Atas Pangan yang berkeadilan\, berkecukupan secara mandiri. Kebijakan-kebijakan tersebut misalnya adalah UU Pangan no 18 2012 atau peraturan-peraturan Menteri yang lebih teknis. Sejalan dengan cita-cita negara dalam memenuhi Hak atas Pangan\,\nKRKP telah menjalankan program dengan focus peningkatan hak-hak masyarakat atas pangan\, baik melalui pendampingan di masyarakat maupun dengan pendekatan advokasi untuk perubahan kebijakan yang lebih baik. Perbaikan sistem pangan menemukan momentumnya saat ini. Hal ini perlu segera dilakukan dengan melibatkan banyak pihak dan multidisiplin politik\, ekonomi\, ekologi\, dan sosial budaya. Kita perlu mengupayakan lahir dan hadirnya sistem pangan yang berdaulat\, adil dan resilien.\nDalam rangka mengajak parapihak dan secara umum adalah masyarakat Indonesia secara keseluruhan\, KRKP mengadakan Diseminasi Hak Atas Pangan 2020 dengan tema “Pemenuhan\nHak atas Pangan dan Perbaikan Sistem Pangan Nasional”
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/refoodmation-menguatkan-pangan-lokal-sebagai-hak-atas-pangan/
LOCATION:Youtube\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar,Talkshow
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-05-at-08.25.26-2.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201106T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201106T180000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201104T040435Z
LAST-MODIFIED:20201104T085016Z
UID:1900-1604674800-1604685600@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Goes To Campus : Universitas Hasanuddin
DESCRIPTION:Di Indonesia memang belum ada data pasti tentang jumlah masyarakat yang rawan pangan dan kelaparan. Namun dari pantauan pemberitaan media yang dilakukan KRKP setidaknya ada 11 kasus sejak Maret sampai September 2020. Jumlah ini bisa jadi hanya sebagian kecil dari kenyataan yang ada di lapangan.\nDalam konteks Indonesia dan sector pangan serta pertanian\, juga perlu dilakukan perubahan sejalan dengan himbauan PBB tersebut. Penataan ulang sistem pangan bisa menjadi jalan bagi Indonesia untuk kembali ke track pencapaian tujuan SGDs\nSituasi tersebut tentu saja menjadi tantangan tersendiri pada pencapaian tujuan SDGs. Perserikatan Bangsa-bangsa (2020) mengatakan bahwa pandemic ini menjadi persoalan serius bagi pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan 2030. Pencapaian target SDGs menjadi tidak lagi didalam treck\nyang direncanakan.\n\nBerangkat dari pemahaman tersebut\, KRKP merasa perlu untuk mengajak para pihak terutama akademisi dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari perubahan sistem pangan. Melalui Obrolan Pangan Goes To Campus\, merasa perlu untuk mengajak akademisi dan mahasiswa serta masyarakat sipil untuk mendiskusikan hal ini.\nIkuti Diskusi bersama KRKP dan Universitas Hasanuddin pada\n Jum’at\, 6 November 2020\n 16.00 WITA/15.00 WIB\nJangan sampai Ketinggalan\nDaftar melalui link berikut :\n.\n.\n.\n#IndonesiaFoodSystemSummit2021\n#ObrolinPanganGoesToCampus\n\nTor dan Materi dapat di
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-goes-to-campus-universitas-hasanuddin/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-02-at-18.18.17-1.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201007T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201007T213000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20201004T043040Z
LAST-MODIFIED:20201004T043245Z
UID:1864-1602097200-1602106200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Goes To Campus : Institut Pertanian Bogor
DESCRIPTION:Obrolin Pangan Goes To Campus \nHola sobat pangan \nSiapa yang minggu lalu mengikuti keseruan diskusi obrolin pangan bersama akademisi Universitas Brawijaya? \nNah\, Obrolin pangan akan hadir kembali bersama para akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB). Kali ini KRKP bersama BEM KM IPB berkolaborasi untuk menghadirkan diskusi seru untuk kalian semua. Diskusi kali ini dengan tema “Menata Food System Indonesia” \nCatat tanggalnya ya \n📆 Rabu\, 7 Oktober 2020 \n🕓 19.00-21.30 WIB \nKalian bisa melakukan pendaftaran melalui link berikut\nbit.ly/ipbfoodsystem \nIngat\, jangan sampai telat ya daftarnya.\nSee you on diskusi \nCredit background by: @/isnstagram uda_uul\n.\n.\n.\n#IndonesiaFoodSystemSummit2020\n#ObrolinPangan\n#SistemPanganYangResilien\n#SistemPanganBerkeadilan \n  \nTor dan notulensi acara dapat di download disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-goes-to-campus-institut-pertanian-bogor/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-04-at-06.34.44.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200930T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200930T220000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200926T040405Z
LAST-MODIFIED:20200926T040918Z
UID:1856-1601492400-1601503200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan Go To Campus Universitas Brawijaya : Menata Jalan Food System Indonesia
DESCRIPTION:Hai Sobat Pangan! \nKajian Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) tentang sistem pangan nasional\, menunjukkan adanya kerapuhan pada sistem pangan (food system) nasional yang sedang berjalan. Kerapuhan itu makin terlihat saat pandemi Covid-19 sedang berlangsung. \nKRKP mengajak akademisi juga masyarakat sipil untuk mendiskusikan suatu sistem pangan nasional yang ideal\, yang mampu dijalankan secara adil dan berdaulat tanpa merugikan pihak manapun. Harapannya\, melalui diskusi ini para pihak mampu\nmenemukan titik terang untuk memperbaiki sistem pangan nasional yang berjalan. \nKali ini Obrolin pangan Goes To Campus akan berkolaborasi dengan BEM Universitas Brawijaya. Yuk berdiskusi bersama dalam obrolin pangan goes to campus\n“Menata Jalan Food System Indonesia” \nyang dilaksanakan pada: \n🗓️: Rabu\, 30 September 2020\n⏲️: 19.00 – 21.30 WIB\n📍: Zoom / YouTube \nPendaftaran gratis bit.ly/brawijayafoodsystem \nTor dan Notulensi* dapat di Download disini \nNB: Notulensi akan di update H+1 Acara
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-go-to-campus-universitas-brawijaya-menata-jalan-food-system-indonesia/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-25-at-17.44.32.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200924T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200924T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200923T071218Z
LAST-MODIFIED:20200923T071233Z
UID:1853-1600952400-1600966800@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Peringatan Hari Tani : Saatnya Petani Menentukan Nasibnya Sendiri
DESCRIPTION:Pangan merupakan hak asasi manusia yang dalam pemenuhannya tidak bisa ditawar-tawar. Setiap Orang berhak untuk hidup sehat dan produktif melalui pemenuhan pangan dan gizi tanpa kecuali.\nDalam pemenuhannya harus dilakukan dengan cara- cara yang berdaulat dan menempatkan produsen pangan sebagai subyeknya. \nNamun sejak terminology ketahanan pangan dan sekarang kedaulatan pangan sudah diadopsi dalam kebijakan pemerintah\, petani sebagai subjek pangan tetap menjadi objek yang tidak mempunyai ruang untuk menyuarakan kebutuhan dan kepentingannya. Beras yang dihasilkan oleh petani padi\, merupakan bagian dari sistem pangan yang tersusun atas gabungan seluruh aktor dan aktifitas yang saling berkaitan mulai dari produksi\, pengumpulan\, pengolahan\, distribusi\, konsumsi\, dan proses pembuangan sisa makanan baik yang berasal dari pertanian maupun yang telah diolah. \nOleh karena itu\, keterlibatan multipihak dalam sistem ini perlu ditekankan dengan seksama. Dalam rangka Hari Tani\, Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) mengadakan diskusi dengan mutlipihak sebagai ruang dialog peran-peran Kemitraan kemitraan\, dan kolaborasi tetapi juga menyediakan rujukan prinsip dan standar bagi pemangku kepentingan\, membuka peluang perbaikan kebijakan dan tata kelola yang sesuai tantangan terkini\, serta sebagai tahap untuk menuju fair and resilience food system di Indonesia. Dengan tema “ Saatnya Petani Menentukan Nasibnya Sendiri” \nKamis\, 24 September 2020\n13.00- Selesai \nAcara ini akan di siarkan secara langsung melalui Live streaming Facebook\nKoalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan\nJangan sampai Ketinggalan ya.\n.\n.\n.\n#PlatformBerasBerkelanjutan\n#SustainableRicePlatform\n#FoodSystem
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/peringatan-hari-tani-saatnya-petani-menentukan-nasibnya-sendiri/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:FGD,Seminar,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-22-at-18.22.46.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200903T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200903T173000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200901T053333Z
LAST-MODIFIED:20200908T093110Z
UID:1818-1599141600-1599154200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Series Diskusi : Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional
DESCRIPTION:Diskusi Bersama Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional\nHai Sobat Pangan\,\nDi Indonesia\, beras menjadi komoditas penting yang dikembangkan dengan pendekatan sistem pangan berkelanjutan.\nNamun untuk mewujudkan sistem pangan berkelanjutan tidak mudah terutama untuk\nIndonesia karena fragmentasi masalah dan dilaksanakan pendekatan tunggal dalam\nkebijakan pangan dan pertanian. Sedangkan sistem pangan berkelanjutan memerlukan\npendekatan holistik karena sistem pangan berkelanjutan saling terintegrasi dan multi-\ndimensi.\nBerkaitan dengan hal tersebut diperlukan kerangka kerja (framework) yang melibatkan\nmultipihak dalam upaya mewujudkan sistem pangan berkelanjutan.\nUNEP dan IRRI pada 2011 membangun Platform Padi Berkelanjutan (Sustainable Rice\nPlatform atau SRP). SRP merupakan kemitraan multi-pihak untuk mendorong efisiensi\nsumber daya dan keberlanjutan\, termasuk petani\, swasta\, lembaga penelitian\, lembaga\nkeuangan\, dan lembaga nirlaba. Adapun tujuannya adalah untuk membantu petani padi\n(baik petani subsisten atau petani komersial) agar dapat berproduksi padi secara lebih\nefisien\, meningkatkan pendapatan\, serta menjaga lingkungan agar tetap sehat. Di Indonesia\, walaupun\nKementerian Pertanian menjadi anggotanya\, tetapi implementasinya masih jauh dari cukup.\nTerkait hal tersebut KRKP yang didukung oleh ICCO Cooperation mengadakan diskusi Series “Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional”\nTanggal : Kamis\, 3 September 2020\nJam : 14.00 WIB-Selesai\nVia Zoom Meeting\nLink daftar:\nKami tunggu kehadiran sobat pangan dalam diskusi ini\nKuota terbatas !!!\n\nTor dan Notulensi dan Materi dapat didownload
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/series-diskusi-urgensi-kemitraan-multipihak-perberasan-nasional/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:Meetings,Seminar,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/09/poster-srp-tgl-3-september-terbaru-01-scaled.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200831T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200831T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200908T101240Z
LAST-MODIFIED:20200908T101240Z
UID:1838-1598882400-1598893200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Series Diskusi: Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional Bersama Partai Politik
DESCRIPTION:Aktor yang terlibat dalam pemenuhan pangan beras tidak hanya petani\, distributor\, dan\nkonsumen\, melainkan terdapat petani\, pengepul\, perusahaan processing\, distributor\,\npengecer\, serta pemerintah sebelum akhirnya sampai ke konsumen. Dari banyaknya\naktor yang berperan\, pemerintah sebagai penyelenggara pemenuhan pangan beras\nharus bisa mengelola relasi antar aktor di atas berjalan dengan baik\, serta trasnparan\ndan saling membesarkan.\nNamun demikian tidak hanya pemerintah yang bisa mengemban amanah tersebut\,\nprivate sectore atau pihak swasta pun bisa membesarkan setiap aktor dalam rantai\npenyedia pangan beras. Seperti yang tercantum dalan Pilar Business on Human Rights\nyang dikeluarkan oleh UNGP bahwa sektor privat atau perusahaan harus melindungi hak\nasasi manusia dalam menjalankan bisnis.\nBerkaitan dengan hal tersebut diperlukan kerangka kerja (framework) yang melibatkan\nmultipihak dalam upaya mewujudkan sistem pemenuhan pangan secara berkelanjutan\nyang adil dan melindungi hak asasi manusia.\nHari ini KRKP mengadakan Series Diskusi Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional bersama Private Sektor dan Partai Politik.\nMateri dan Notulensi Acara dapat di Download disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/series-diskusi-urgensi-kemitraan-multipihak-perberasan-nasional-bersama-partai-politik/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:FGD,Seminar,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-08-28-at-15.45.22.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200831T093000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200831T120000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200908T100842Z
LAST-MODIFIED:20200908T100842Z
UID:1836-1598866200-1598875200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Series Diskusi: Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional bersama Private Sektor
DESCRIPTION:Aktor yang terlibat dalam pemenuhan pangan beras tidak hanya petani\, distributor\, dan\nkonsumen\, melainkan terdapat petani\, pengepul\, perusahaan processing\, distributor\,\npengecer\, serta pemerintah sebelum akhirnya sampai ke konsumen. Dari banyaknya\naktor yang berperan\, pemerintah sebagai penyelenggara pemenuhan pangan beras\nharus bisa mengelola relasi antar aktor di atas berjalan dengan baik\, serta trasnparan\ndan saling membesarkan.\nNamun demikian tidak hanya pemerintah yang bisa mengemban amanah tersebut\,\nprivate sectore atau pihak swasta pun bisa membesarkan setiap aktor dalam rantai\npenyedia pangan beras. Seperti yang tercantum dalan Pilar Business on Human Rights\nyang dikeluarkan oleh UNGP bahwa sektor privat atau perusahaan harus melindungi hak\nasasi manusia dalam menjalankan bisnis.\nBerkaitan dengan hal tersebut diperlukan kerangka kerja (framework) yang melibatkan\nmultipihak dalam upaya mewujudkan sistem pemenuhan pangan secara berkelanjutan\nyang adil dan melindungi hak asasi manusia.\nHari ini KRKP mengadakan Series Diskusi Urgensi Kemitraan Multipihak Perberasan Nasional bersama Private Sektor dan Partai Politik.\nMateri dan Notulensi Acara dapat di Download disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/series-diskusi-urgensi-kemitraan-multipihak-perberasan-nasional-bersama-private-sektor/
CATEGORIES:FGD,Seminar,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-08-27-at-20.58.22.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200813T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200813T213000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200812T161215Z
LAST-MODIFIED:20200813T044944Z
UID:1795-1597345200-1597354200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Obrolin Pangan #15 : Geliat Petani dalam Peningkatan Akses Pasar
DESCRIPTION:Pangan merupakan hak asasi bagi semua warga negara. Pemenuhan pangan menjadi\ntanggung jawab negara sebagai bagian dari hak ekonomi\, sosial dan budaya. Termasuk\njuga dalam proses penyediaan pangan\, negara harus melindungi setiap aktor agar tidak\nterjadi pelanggaran HAM. Dalam penyediaan pangan di negara ini\, terdapat banyak aktor\nyang bergeliat. Mulai dari petani\, pengepul\, perusahaan processing\, distributor\, dan\nsampai di pengecer yang kemudian menyalurkan ke konsumen \n.Kajian Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) tentang akses pasar petani\,\nmenunjukkan terdapat urgensi untuk meningkatkan akses petani terhadap pasar sebagai salah\nsatu implementasi Business on Human Rights yang dikeluarkan oleh UNGP. Urgensi ini juga\nmerupakan mandat dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Sinergi berbagai\npemangku kepentingan baik petani\, sektor private dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam\nmewujudkan akses pasar yang berkeadilan bagi petani. \nDownload TOR dan Notulensi Disini  \n\nNotulensi dan Materi akan tersedia maksimal dua hari setelah kegiatan berlangsung
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/obrolin-pangan-15-geliat-petani-dalam-peningkatan-akses-pasar/
CATEGORIES:Seminar
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/08/poster-opang-ke-15-01-scaled.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200811T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200811T170000
DTSTAMP:20260419T100948
CREATED:20200813T095222Z
LAST-MODIFIED:20210308T121017Z
UID:1809-1597150800-1597165200@kedaulatanpangan.org
SUMMARY:Workshop CSO Policy Brief Forum Beras Berkelanjutan
DESCRIPTION:Halo Sobat Pangan \nTantangan Indonesia untuk menjaga ketersediaan beras akan terus berlanjut. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah kerjasama multipihak dalam sebuah forum. Misalnya sebuah forum perberasan nasional yang didalamnya terdapat multipihak termasuk petani\, pemerintah\, CSO\, media\, privat sektor\, dan akademisi. Sustainable Rice Platform (SRP) bisa digunakan sebagai alat untuk mendorong pehaman multipihak beras akan urgensi kolaborasi multipihak dalam menghadapi tantangan perberasan nasional. Apabila telah terbentuk pemahaman bersama akan melahirkan komitmen bersama dalam pembentukan forum perberasan nasional dengan menggunakan platform SRP.\nHari ini KRKP mengadakan Workshop CSO Policy Brief Forum Beras Berkelanjutan yang telah disusun oleh KRKP. \n  \nNotulensi dan Materi dapat di download disini
URL:https://kedaulatanpangan.org/event/workshop-cso-policy-brief-forum-beras-berkelanjutan/
LOCATION:Zoom Meeting\, Indonesia
CATEGORIES:FGD,Workshop
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://kedaulatanpangan.org/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-18.24.47.jpeg
ORGANIZER;CN="KRKP":MAILTO:info@kedaulatanpangan.org
END:VEVENT
END:VCALENDAR